Wednesday, December 5, 2012

HOUSEWIFE

Jadi ibu rumah tangga.... saat ini terasa begitu menggiurkan. Diam dirumah menunggu suami dan anak2 pulang..
menyiapkan masakan kesukaan mereka... memasak dg mata bersinar2 xixiixiiii...

Lalu memastikan rumah dan kamar selalu bersih.. Semua piring telah dicuci dan tak ada noda, bau ato lembab di dapur. Semua pakaian pun telah dicuci, telah distrika bahkan telah ada ditempatnya ....



Lalu menghubungi sahabat untuk kesalon... ato sekedar untuk merumpi...

Akhir bulan (eh, awal bulan kalee..).. menunggu ajakan liburan dari suami tercinta... Bahagia pastinya !!
Hidup tanpa beban.. bisa bikin awet muda ya...

Seandainya bisa semudah itu??




WE ARE NEVER EVER GETTING BACK TOGETHER

I remember when we broke up the first time
Saying, "This is it, I've had enough," 'cause like
We hadn't seen each other in a month
When you said you needed space. (What?)
Then you come around again and say
"Baby, I miss you and I swear I'm gonna change, trust me."
Remember how that lasted for a day?
I say, "I hate you," we break up, you call me, "I love you."

Oooh we called it off again last night
But oooh, this time I'm telling you, I'm telling you

We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me
But we are never ever ever ever getting back together

Like ever...

I'm really gonna miss you picking fights
And me falling for it screaming that I'm right
And you would hide away and find your peace of mind
With some indie record that's much cooler than mine

Oooh, you called me up again tonight
But oooh, this time I'm telling you, I'm telling you

We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)
But we are never ever ever ever getting back together

Oooh yeah, oooh yeah, oooh yeah
Oh oh oh

I used to think that we were forever ever
And I used to say, "Never say never..."
Uggg... so he calls me up and he's like, "I still love you,"
And I'm like... "I just... I mean this is exhausting, you know, like,
We are never getting back together. Like, ever"

No!

We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me
But we are never ever ever ever getting back together

We, ohhh, getting back together, ohhh,
We, ohhh, getting back together

You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)
But we are never ever ever ever getting back together

Sunday, December 2, 2012

KENAPA ANAK TIBA-TIBA GAGAP BICARA


KENAPA ANAK TIBA-TIBA GAGAP BICARA


Ibu-ibu...  curhat ya..
Nyanya, umurnya hampir 2 tahun, lantas dimasukkan ke TPA karena ga ada org dirumah, sejak di TPA dia jadi banyak hafal lagu dan senang menyanyi..
Tentu saja hal ini membuat saya senang, Nyanya juga banyak hafal lagu-lagu anak.. meskipun masih cadel... tapi tetep kekeh nyanyi..  make her sounds so funny..!!
Tambahan kosakatanya jadi sangat banyak, karena TPA nya berdua bareng kakak Yaya, nyanya sering kali terdengar seperti kakak hihihi.. lucu sekali.

Hanya saja.. beberapa waktu lalu nyanya tiba-tiba jadi gagap "a.. a.. a.. apel mama nna??"
awalnya aq ga 'ngeh' ya.. tapi lama2 nyadar juga..

Ya Allah.. Apakah ini salahku?

Ada banyak penyebab anak menjadi gagap, diantaranya adalah faktor stres ato dapat tekanan mental.

Kata mama, "Mungkin nyanya pernah dibentak?!"
Bisa jadi, karena seringkali aq marahnya suka emosi sama anak (can not be a  good mommy yet, hiks)
Jadi tekanan suara atau hentakan suara kita pada saat marah pada anak menimbulkan tegang pada anak, ini dapat mengakibatkan dia gagap.

Yaya pernah bilang, "Ma, kak Aisyah tu pernah nendang Nyanya di skolah, jatuh nyanya jadinya.."
Suamiku langsung marah besar, sekali lagi.. dia minta aq pikir ulang lagi keputusan untuk memasukkan anak ke TPA, tapi setelah aku tanya sama ni Dian, kk ipar ku, anaknya di TPA hanya ada 3 orang guru untuk 15 anak, dan anak yang sudah dianggap mandiri dibiarkan main sendiri. Jadi guru nya lebih fokus ngurus anak-anak bayi dan anak yang baru masuk.
Kalo gitu, yaa.. mending di TPA yaya.. 2 guru untuk 4 anak... masih mendingan.. meskipun sebenarnya lebih baik anak2 usia dini di rumah belajar dengan  ibunya.. hiks.. mau menangis meraung-raung rasanya..





Kembali ke soal gagap anak.... ini ku temukan satu artikel ke tika browsing ...

Selamat Siang, Anak saya usia 3,8 tahun, sejak usia dia mulai bicara tidak ada tanda kalau dia gagap, berjalannya usia bertambah dan bertambahnya kata kata yang dia ucapkan anak saya ini mulai gagap tapi nggak selalu gagap, kadangkala dia lancar bicara (tapi jarang). Jika kalimat yang dia sampaikan hanya pendek , dia mengucapkan tidak gagap, tetapi jika dia menceriterakn sesuatu yang sedikit panjang, dia ucapkan dengan gagap. Pertanyaan saya apakah gagap itu penyakit? Gagap bisa terjadi disebab oleh apa? apakah bisa disembuhkan? Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih.( perempuan, 33 thn,161 cm,80 Kg)
Ibu / Saudari yang Terhormat,
Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Gagap adalah suatu gangguan kelancaran berbicara. Anak usia 2 sampai 5 tahun sering mengulang-ulang kata-kata atau bahkan seluruh kalimat yang diucapkan kepadanya. Gagap sampai usia 3 tahun masih tergolong wajar karena anak pada golongan usia tersebut masih mempelajari cara berbicara, menyusun kata-kata dalam suatu kalimat, dengan berbagai kosa kata yang ingin diucapkan namun kemampuan mengekspresikan masih terbatas. Oleh karena itu, anak pada golongan usia tersebut umumnya masih mengalami gangguan kelancaran berbicara.

Apabila sebelumnya anak Ibu lancar berbicara kemudian tiba-tiba menjadi gagap, maka perlu Ibu perhatikan adakah kejadian buruk yang anak Ibu alami sebelumnya? Terkadang stres pada anak dapat menyebabkan gagap. Sering kali orang tua merasa kesal dengan kegagapan anak. Kesabaran merupakan sikap terpenting yang harus dimiliki oleh orang tua selama anak berada dalam tahap ini.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk berkomunikasi secara nyaman dengan anak yang gagap yaitu :
  • Bila anak berbicara gagap, jangan menyuruh anak untuk mengulangi kata-katanya. Cukup Ibu yang mengulangi apa yang dikatakannya
  • Ketika sedang berbicara dengannya, bicaralah dalam tempo yang lambat dan dengan sabar
  • Jangan mengomentari anak dengan ucapan seperti "pelan-pelan saja" atau semacamnya. Komentar semacam ini, walaupun diucapkan dengan niat baik, hanya akan membuat anak merasa semakin tertekan
  • Ijinkan anak untuk berhenti berbicara jika ia merasa tidak nyaman
  • Ciptakan suasana yang tenang dan nyaman di rumah
  • Biarkan anak berbicara dan mengucapkan kalimatnya sampai selesai
  • Yang paling penting adalah sering berlatih. Jadilah contoh yang baik bagi anak dengan selalu berbicara dengan jelas
Terapi untuk gagap yang cukup parah pada anak dapat mencakup terapi psikologis maupun terapi bicara. Kesabaran orangtua dalam membimbing anak-anaknya berbicara memang sangat dibutuhkan pada fase ini. Apabila gagap ini berlanjut meskipun ibu sudah melakukan saran saya diatas, sebaiknya ibu melakukan konsultasi ke dokter spesialis anak. Sekian jawaban dari saya, semoga membantu. (TRH)
Terima Kasih
(Tim Redaksi Klikdokter)



Ibu-ibu...
setelah aku konsultasi dengen bbrp pakar, aku ambil benang merah nya begini:

Jika anak tidak gagap dari kecil (dr awal dia bicara) artinya gagap yang timbul adalah akibat faktor luar / lingkungan, seperti pernah ke bentak, ketakutan dll. (ada faktor trauma)
Kalo gagapnya seperti ini, ibu punya waktu sampai anak umur 6 tahun untuk menghilangkan gagapnya, ibu harus kerja keras sekuat tenaga ya... karena kata ahli tersebut (Saya konsul online dengan ahli dr luar negri yang terpercaya bun) kalo gagapnya sampai  umur 6 tahun gak hilang, kemungkinan akan sangat sulit dihilangkaan.

Namun, apabila gagapnya sudah bawaan lahir, karena alat atau pita suara, dan dari awal bicara memang sudah gagap juga, maka tetap masih ada beberapa treatment yang bisa dilakukan.. tapi ibu harus sabar karena gagapnya akan hilang timbul.

Untuk kasus anak saya, Channia atau panggilannya Nyanya, saya membayar hutang saya (saya yang bertanggung jawab penuh) karena dulu dia sangat cerewet dan lincah, jadi saya mengajaknya bicara tentang apa saja hampir setiap waktu....
Saya cerita tentang pelangi, hujan, kodok, bunga, apa saja bun... . lalu pastikan dia melihat muka kita ketika kita bicara... lalu saya berikan beberapa pertanyaan dan minta dia menjawab... tidak dipaksa ya bun... krna dia masih gagap biarkan saja... sabar mendengarkan.. jangan di desak lagi... nanti dia makin trauma... jadi minta dia mengulangi lagi satu atau dua kali... lalu berikan pujian dan peluk sering2 ya bun.... dan berdoa pada Allah SWT

Sekarang alhamdulillah gagapnya nyanya sudah mulai hilang, sudah tidak terdengar lagi... mudah2an aku tidak akan membentaknya lagi, gadis kecil ku itu..dia tau apa???  maafkan mama ya naakk..
Intinya, kalo menurut saya...
Anak kita.. baik buruk perkembangannya sebagai ibu kitalah yang bertanggung jawab...kepada Tuhan dan pda diri kita sendiri..


Sekarang saya update cerita ini 2020 bun, saya kaget juga pas liat viewernya, bahkan sampai ada yang message saya di Fb, maaf kalo slow respon, mamak sibuk banget... sibuk tak menentu.. maklum merangkap bun, ya karyawan juga, ya IRT juga, ART juga, driver juga  hihihi...

Nyanya alhamdulillah kembali cerewet bun... sekarang dia malah sering ikut lomba nyanyi, di sekolah juga aktif banget.. lincah banget.. my sweet little baby is back....
Ssemoga bunda2 yang lain kalo ada anaknya yang gagap, sabar dan gigih ya bun... tanggung jawab kitaa bun... semangat ya...... Insyaallah pasti bisa




Saturday, December 1, 2012

Namanya sekarang BRILLIANT The quality oriented

Tp blom tau apa bisa diwujudkan hiks.. hiks...

Friday, November 30, 2012

Utada Hikaru -first Love (kalo gw  lg meloo ..)

Saigono kissu wa
Tabako no flavor gashita
Nigakute setsunai kaori

Ashita no imagoro ni wa
Anata wa doko ni irun darou'
Dare wo omotte 'run darou'

You are always gonna be my love
Itsuka dare kato mata koi ni ochitemo
I'll remember to love
You taught me how
You are always gonna be the one
Imawa mada kanashii love song
Atarashi uta utaeru made

Tachidomaru jikan ga
Ugoki dasou to shiteru
Wasuretakunai koto bakari
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/u/utada_hikaru/first_love.html ]
Ashita no imagoro ni wa
Watashi wa kitto naiteru
Anata wo omotte 'run darou'

Yay yay yeah

You will always be inside my heart
Itsumo anata dake no basho ga aru kara
I hope that I have a place in your heart too
Now and forever you are still the one
Imawa mada kanashii love song
Atarashii uta utaeru made

You are always gonna be my love
Itsuka dare kato mata koi ni ochitemo
I'll remember to love
You taught me how
You are always gonna be the one
Mada kanashii love song yeah
Now & forever ah...

Sunday, January 8, 2012

Setelah ditelungkup ditelantangkan...

Hi world... Hari minggu nich, tgl 7 Januari 2012
Siang ini terasa panasss membara dan dari jam stengah 4 sudah stand by diluar pager nungguin my dear lovely husband pulang kuliahh.

Kemana kitaa??? Ke KFC? janganlahh... hemat dikitt hehe..
Kita mau ngeliat bakal calon rumah dikomplek miliknya Pak Am.
Bagus modelnya, minimalis, hanya sayang bangettt tipe 45 terlalu kecill..
Tipe 70 lumayan sihh tp tata ruangnya ngga' mengena deh, harganya apalagi Rp. 348 jt.
Hiaaa.... duit dr manee?? dari Hongkong??? alahh.. ke Hongkong aja ga pernahh weww..
Mana Yaya jatoh lg disitu ampe be darah2, ampe meraung2 dianya.. kasian bangett
soalna tu jalan corran betonnya masihh kasarr..

Gimana lagi tu?? T4 sih bagus! nama apalagii GRIYA PERMATA
deket ma mesjid di Palimo
suasannanya ademm, deket kemana2, pokoknya soal lokasi perfect lahhh Hufff...

Abis itu tadi ke indarung, mama ngasi liat rumah nya Susyii yang mentereng
emang rumah mewah si tuch, dr kramiknya, dr kamar mandinya, dr minibar nya
dari lotengnya... hufff.. berapa td yaa?? Rp. 260 jt. Itu keknya udah gak bisa ditawar lagi

Hmm... Pertama harganya maah, lumayan kewalahan kalo dipaksain. Kedua, lokasinya, kena debu lagi
hehe... Gpp sih cuman rada pengap aja, Ketiga, gak ada. Soal tetangga sihh udah tau bangetkan
isi-isi perutnya hehe.. gitulah saking tau kelakuannya.

Jadi kesimpulannyaa??
Mau tinggal dimana??? Mikir lagiiii Uhukkk.!!!

Saturday, January 7, 2012

Ingin Bayi Laki Laki atau Perempuan



- Calon ibu yang menderita stres selama masa kehamilan di bulan kedua dan ketiga memiliki risiko tinggi mengalami persalinan prematur bahkan terancam kehilangan kesempatan memiliki bayi lak-laki.

 Baru-baru ini, penelitian terbaru menunjukkan paparan stres yang diderita ibu hamil dapat memendekkan masa kehamilan. Sehingga ada kemungkinan bayi terlahir prematur dan semakin menyulitkan untuk memperoleh momongan berjenis kelamin laki-laki.

 Hasil penelitian diketahui setelah peneliti melakukan investigasi efek kehamilan pada wanita yang menderita stres yang menjadi korban gempa Tarapaca di Chili 7,9 skala ritcher tahun 2005. Profesor Florencia Torche dan Karine Kleinhaus dari New York University menganalisis akta kelahiran semua bayi yang lahir di Chili antara tahun 2004-2006.
Setiap tahunnya tercatat terdapat sekitar 200.000 bayi yang lahir. Para peneliti menemukan wanita yang tinggal dengan jarak terdekat dengan sumber gempa selama masa kehamilan di bulan kedua dan ketiga memiliki masa kehamilan yang lebih pendek, sebelum genap 37 minggu.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa wanita hamil yang terpapar gempa pada kehamilan bulan kedua rata-rata memiliki 1,3 hari lebih pendek dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak terpapar gempa. Sementara, kehamilan yang terkena gempa pada bulan ketiga rata-rata dua hari lebih pendek.


Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan wanita stres akibat terkena gempa menunjukkan berkurangnya kesempatan untuk memiliki anak laki-laki. "Rasio antara kelahiran wanita dan pria adalah 51:49, dengan kata lain setiap 100 kelahiran terdapat 51 kelahiran anak laki-laki.

Penelitian kami mengindikasi adanya 5,8 persen penurunan terkait proporsi kelahiran bayi laki-laki sebagai akibat gempa menjadi 45 kelahiran bayi laki-laki per 100 kelahiran," ungkap Prof Karine Kleinhaus, kebidanan & ginekologi dan kedokteran lingkungan dari New York University.

Penelitian ini mendukung sebuah riset sebelumnya yang telah menemukan bahwa janin bayi laki-laki lebih cenderung untuk tumbuh lebih besar dan perlu mendapat asupan makanan yang lebih banyak dari sang ibu dibandingkan dengan janin bayi perempuan. Selain itu dibanding janin perempuan, janin bayi laki-laki juga tidak mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dalam rahim saat sang calon ibu mengalami stres. (sumber: Ghiboo.com)